Potensi Buah Bit (Beta vulgaris L.) Dalam Penghambatan HFE pada Kasus Anemia Metode In Silico
Abstract
Anemia merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi tinggi yang disebabkan oleh rendahnya kadar hemoglobin. Protein Homeostatic Iron Regulator (HFE) berperan penting dalam pembentukan zat besi melalui regulasi sintesis hepcidin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi senyawa metabolit sekunder buah bit (Beta vulgaris L.), dengan melihat interaksi senyawa metabolit sekunder Betacyanin, Catechin, Gallic acid dengan protein HFE menggunakan pendekatan secara in silico. Metode penelitian yang digunakan melibatkan teknik penambatan molekuler (molecular docking) menggunakan perangkat lunak PyRx 0.8 dengan algoritma AutoDock Vina. Struktur 3D protein HFE (PDB ID: 1DE4) digunakan sebagai protein target, sementara N-acetyl-D-glucosamine (NAG) berperan sebagai ligand kontrol. Analisis dilakukan terhadap nilai energi bebas Gibbs (Kcal/Mol) dan visualisasi residu asam amino. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga senyawa uji memiliki afinitas pengikatan yang lebih kuat dibandingkan ligand kontrol (-3,1 kcal/mol). Betacyanin menunjukkan potensi tertinggi dengan nilai energi bebas Gibbs sebesar -4,4 kcal/mol, kemudian Catechin sebesar (-4,0 kcal/mol) dan Gallic acid sebesar (-3,6 kcal/mol). Ketiga senyawa tersebut mampu membentuk interaksi pada residu GLU383, yang merupakan lokasi aktif spesifik serupa dengan ligand kontrol. Penelitian ini menunjukkan bahwa senyawa aktif buah bit berpotensi kuat menghambat protein HFE secara spontan dan stabil, sehingga dapat dikembangkan sebagai kandidat agen anti-anemia.
Keywords
References
Author Biographies
Muhamad Alfarezi
Department of Farmacy
Nadya Sabrina
Department of Farmacy
Hasna Putri Ananda
Department of Farmacy
Rahman S. Sianu
Department of Farmacy
License
Copyright (c) 2026 Muhamad Alfarezi, Nadya Sabrina, Hasna Putri Ananda, Tiara Muktaviona, Rahman S. Sianu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


.png)




